Index Labels

Home » Lainnya» Sains» Ribuan Kerangka Manusia Ditemukan di Universitas Cambridge

Ribuan Kerangka Manusia Ditemukan di Universitas Cambridge

. . No comments:
Kuburan masal yang berisi ribuan kerangka manusia diduga dari jasad para pasien meninggal sebuah rumah sakit dari abad pertengahan ditemukan di salah satu area kampus Cambridge, Inggris.Dari hasil penggalian yang dilakukan oleh para peneliti disana, berhasil menemukan lebih dari 400 kerangka manusia masih utuh dan lebih dari 1000 lainnya berupa kerangka yang tidak utuh.
Kerangka manusia yang ditemukan di lokasi pemakaman kuno
Kerangka manusia yang ditemukan di lokasi pemakaman (foto:News)
Kembali lagi ke abad pertengahan, pemakaman tersebut diperkirakan berasal dari Rumah Sakit St John the Evangelist, didirikan pada tahun 1195 untuk merawat orang – orang sakit yang kurang mampu.

Sementara, sejak pertengahan abad ke-20 para sejarawan di Inggris sebenarnya telah menyadari akan adanya pemakaman masal tersebut. Namun mengenai letak pasti serta luasnya tanah pemakaman masih belum jelas hingga para peneliti berhasil melakukan penggalian baru – baru ini.

Dr Craig Cessford, dari departemen universitas arkeologi dan antropologi, menggambarkan situs tersebut sebagai “salah satu rumah sakit abad pertengahan terbesar  yang ada di kepulauan Inggris”.

Para peneliti mengatakan tidak adanya peti mati dan barang – barang peninggalan di sekitar lokasi pemakaman menunjukkan bahwa pemakaman tersebut digunakan oleh masyarakat miskin pada saat itu.

“Bukti pakaian serta barang – barang peninggalan lebih jarang dibandingkan dengan pemakaman di rumah sakit pada umumnya. Benda – benda yang ditemukan di kuburan mungkin bisa menunjukkan barang peninggalan jasad, namun posisi mereka tidak jelas dan hal ini menunjukkan bahwa mereka adalah sisa material dari kegiatan sebelumnya di situs pemakaman tersebut”. Para peneliti mengatakan.

Hasil penggalian serta bukti – bukti foto selanjutnya akan dipublikasikan melalui laman Jurnal Arkeologi.

Sumber: News.com.au

Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga

Jangan membuat komentar spam, ya?.