Index Labels

Home » Binatang» Kesehatan» Unik» Kucing Ini Menjerit Saat Melihat Kejantanannya Hilang

Kucing Ini Menjerit Saat Melihat Kejantanannya Hilang

.
Layaknya manusia, kucing lucu bernama Milo inipun merasa terpukul dan histeris saat ia bangun dan mengetahui alat kejantanannya sudah raib entah kemana . Menurut sang pemilik, Milo baru saja menjalani prosedur operasi neutering (sterilisasi) rutin minggu lalu dan baru tersadar dari anestesi di tempat tidur pemiliknya.
Kucing ini histeris melihat kejantanannya hilang
Kucing ini histeris melihat kejantanannya hilang (Foto: Mirror)
Foto diatas menunjukkan bagaimana reaksi kucing yang kini berusia enam bulan tersebut shok histeris saat mengetahui satu – satunya ‘barang’ paling berharga dalam hidupnya ternyata sudah hilang. Milo histeris dan menjerit sekencangnya saat melihat kebawah, ia menyadari ada sesuatu yang aneh dan tidak seperti biasanya.

Milo sangat bingung dengan kondisinya, ia kemudian mengeceknya lagi berharap testisnya akan muncul kembali seperti biasa. Milo baru saja dibawa pulang oleh pemiliknya, setelah sebelumnya menjalani operasi pengangkatan testis (Neutering) di rumah sakit hewan lokal di Cumbria, Inggris.

Sang pemilik John Reed, 58, seorang ahli properti, mengatakan: “Ini sangat luar biasa. Dia butuh waktu sekitar satu jam sebelum akhirnya tersadar.

“Dia melihat kebawah dan menyadari alat kejantanannya sudah tidak ada.dia menjerit histeris dan kemudian menatap lagi kebawah dalam waktu yang cukup lama”. Seperti yang kami kutip dari laman Mirror.

Agar tidak terjadi kesalah pahaman, berikut ini kami sertakan juga apa itu Neutering dan manfaat – manfaatnya pada hewan:

Neutering (Sterilasi) pada hewan, dalam hal ini kucing jantan adalah suatu prosedur yang dikenal dengan nama Castration (Pengebirian). Sebuah proses pengangkatan seluruh testis pada hewan melalui dua sayatan bedah kecil diatas skrotum. Luka pada skotrum ini biasanya dibiarkan terbuka untuk menyembuhkan dengan sendirinya. Kucing tidak memiliki vasektomi seperti halnya manusia sehingga mereka harus disetirilasi untuk alasan lain selain mengontrol kelahiran. Sterilisasi biasanya dilakukan pada saat kucing berusia sekitar 6 bulan, karena pada usia demikian kucing telah menjadi dewasa secara seksual.

Manfaat dari Sterilisai ini adalah:

1. Kontrol kelahiran. Mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.
2. Menghentikan perilaku buruk kucing seperti kencing disembarang tempat untuk menandakan wilayahnya.
3. Mengurangi sifat agresif dan membuat kucing menjadi lebih kalem.
4. Menyelamatkan kucing dari tabrak lari di jalan, karena pada kucing usia dewasa (kawin) cenderung berkelana di jalanan untuk mencari pasangan.
5. Membuat kucing terhindar dari resiko penyakit yang menyerang organ organ reproduksi seperti testicular cancer pada kucing jantan, serta tumbuhnya kista pada ovarium, uterine infection pada kucing betina dan Pleometra.
6. Dan rata rata kucing yang kita Neutering (steril) atau kebiri masa hidup nya bisa lebih lama dari mereka mereka yang tidak di kebiri.

Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga