Index Labels

Home » Kesehatan» Cara Mengetahui Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

Cara Mengetahui Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

.
Sumber sakit kepala bisa terjadi dimana saja di area kepala. Bentuknya pun bermacam – macam, mulai dari rasa sakit tajam, berdenyut – denyut hingga nyeri yang teramat menyakitkan tergantung dari jenis sakit kepala yang dialami. Sakit kepala bisa datang secara tiba – tiba atau bertahap dan berlangsung kurang dari satu jam hingga berhari – hari untuk sembuh, tentu kondisi ini patut diwaspadai.
Jenis - jenis sakit kepala
Jenis - jenis sakit kepala
Pada dasarnya ada dua jenis sakit kepala, yaitu sakit kepala biasa dan sakit kepala berbahaya. Sakit kepala biasa tidak memerlukan waktu lama untuk sembuh, sedangkan sakit kepala berbahaya biasanya disertai dengan gejala - gejala lain dan perlu waktu lama untuk sembuh. Mengetahui perbedaan diantara keduanya sangatlah penting, sehingga jika mengalami jenis sakit kepala berbahaya, kita bisa langsung segera memeriksakannya ke dokter.

Perhatikan jenis – jenis sakit kepala dan kaitannya dengan kesehatan berikut ini:

1. Thunderclap Headache (Sakit kepala seperti disambar petir)
Jenis sakit kepala ini tidak perlu waktu lama untuk mencapai intensitas maksimumnya. Rasa sakitnya bisa datang secara tiba – tiba dan sangat tajam (menyakitkan). Hal ini terkait dengan banyak kondisi kesehatan tubuh, salah satunya yang sangat berbahaya yaitu pendarahan subarachnoid.

2. Sakit Kepala Karena Cidera (Kerusakan pada otak)
Dikenal juga sebagai jenis sakit kepala pasca trauma, kondisi dapat menyebabkan penderitanya kolaps (ambruk) dan memerlukan perawatan restoratif langsung. Penting diingat bahwa cedera ringan di kepala juga bisa menyebabkan kerusakan otak dan tekanan intrakranial.

3. Sakit Kepala Setelah Bangun Tidur
Kondisi ini disebut dengan Migraine Morning (migrain di pagi hari). Anda haru waspada karena sakit kepala jenis ini bisa mengindikasikan adanya tumor otak di kepala. Menurut Casilda Balmaceda, M.D, asisten profesor Neurolygi di Unveristas Columbia dari Fakultas Kedoteran dan Ahli Bedah di New York, mengatakan bahwa hanya 8% orang yang memiliki tumor otak juga menderita migrain morning.

4. Sakit Kepala Parah
Rasa sakitnya yang luar biasa juga disertai dengan kondisi lain seperti masalah penglihatan, pusing, mual dan muntah – muntah. Selain itu, Saat sedang istirahat anda merasakan seperti ada tekanan di leher bagian atas dan kepala, leher kaku, tidak mampu mentolerir cahaya, kebingungan, dll. Jika kondisi ini terus berlanjut lebih dari dua hari, segera periksakan ke dokter.

5. Nyeri Otak Tiba – tiba
Aneurisma adalah pembesaran pembulu darah berlebih disebabkan karena melemahnya dinding arteri. Aneurisma otak seringkali adalah hasil dari pendarahan yang masuk kedalam ruang subarachnoid. Gejala – gejala tak terduga yang bisa ditimbulkan ketika darah masuk kedalam area disekitar otak seperti sakit kepala tiba – tiba, penglihatan kabur atau dobel, dilatasi pupil (pupil mata membesar), kelemahan dan mati rasa, sulit berbicara, nyeri diatas dan dibelakang mata.

Secara umum beberapa karakteristik sakit kepala tidak biasa meliputi:

- Kondisinya semakin memburuk kian hari.
- Hambatan berbicara dan melihat.
- Terjadi setelah melakukan suatu aktifitas seperti angkat beban berat, berhubungan badan, atau jogging.
- Sakit kepala terburuk yang pernah anda alami.
- Selain sakit kepala, juga kehilangan daya ingat, kesulitan menggerakkan kaki dan tangan, hilang keseimbangan dan kebingungan.
- Frekuensi, lokasi dan tingkat keparahan yang sering berubah – ubah.
- Sakit kepala disertai dengan sesak nafas.
- Sakit kepala dibarengi dengan kejang otot.
- Sakit kepala yang membatasi aktifitas bekerja dan melakukan kegiatan sehari – hari lainnya.
- Sakit kepala yang disertai dengan demam, mual atau muntah dan tidak terkait dengan masalah kesehatan lainnya.

Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga