Index Labels

Home » Binatang» Kesehatan» Cara Mengobati Gigitan Tikus yang Baik dan Benar

Cara Mengobati Gigitan Tikus yang Baik dan Benar

.
Untuk mengobati gigitan tikus, tentu hal pertama yang perlu anda lakukan adalah menghentikan pendarahan yang diakibatkan oleh gigitan tikus itu sendiri. Bersihkanlah luka dengan antiseptik atau peroksida, lalu kemudian balutlah luka dengan kain bersih. Tergantung dari jenis tikus yang menggigit, apakah itu tikus rumahan atau tikus liar, Anda mungkin perlu mendapatkan pertolongan medis untuk mencegah kemungkinan adanya virus rabies yang ditularkan.
Cara Mengobati Gigitan Tikus yang Baik dan Benar
Tikus Rumahan
Jika badan mengalami demam dan tidak diperoleh tanda – tanda kesembuhan dalam tiga hari, maka anda harus secepatnya mengunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Karena seringkali gigi – gigi tikus yang panjang dan tajam tersebut dapat menimbulkan bekas luka yang dalam sehingga pengobatan manual tidak cukup membantu.

Hidrogen peroksida, alkohol atau pembersih antiseptik lainnya sangat bagus digunakan untuk membersihkan luka gigitan tikus pertama kali, sehingga setidaknya setiap rumah harus menyediakan bahan – bahan ini sebagai jaga – jaga atau persediaan peralatan obat. Setelah luka dibersihkan, gunakanlah lotion atau minyak untuk menyembuhkan luka. Setelah itu balutlah luka dengan kain yang bersih dan kering agar cepat sembuh.

Tikus rumahan (peliharaan) cenderung tidak membawa rabies. Jadi jika gigitan tikus berasal dari hewan peliharaan keluarga, anda mungkin bisa aman. Namun jika gigitan itu berasal dari tikus liar, meskipun masih sangat jarang ditemukan membawa rabies, anda tetap harus memeriksakannya ke dokter. Karena dalam beberapa kasus, tikus liar tersebut membawa penyakit atau bakteri berbahaya lainnya. Semua itu tetap tergantung dari seberapa parah tingkat penyebaran rabies di wilayah tempat anda tinggal.

Gejala yang ditimbulkan dari gigitan tikus biasanya meliputi demam, menggigil, pembekakan disekitar bekas gigitan, perubahan warna kulit, muntah dan mual – mual. Pengobatan yang digunakan secara umum mencangkup antibiotik seperti penisilin. Demam yang ditimbulkan biasanya akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu kurang dari setahun, jika tidak dilakukan pengobatan apapun dan hal itu biasanya tidak terlalu fatal. Namun sangat disarankan agar memeriksakan ke dokter untuk mencegah hal – hal yang tidak diinginkan.


Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga