Index Labels

Home » Dunia» Unik» Demonstran Anti Islam Ini Luluh Setelah Diundang Ke Masjid

Demonstran Anti Islam Ini Luluh Setelah Diundang Ke Masjid

.
Demonstrasi kerap kali dilakukan oleh sekelompok orang untuk menentang atau menuntup suatu hal kepada pemerintah atau organisasi tertentu. Namun kali ini, aksi demonstrasi menentang keberadaan agama Islam yang dilakukan oleh beberapa orang di Ohio, USA, justru membuat mereka sadar seperti apa ajaran agama Islam yang sesungguhnya.
 
Annie memeluk Cynthia dan meminta maaf atas perilakunya
Pada saat melakukan demonstrasi, salah seorang demosntran wanita yang hanya diketahui namanya Annie dari Lancester, maju sendiri ke depan untuk berunjuk rasa di halaman Masjid “Noor islamic Cultural Center” dengan membawa poster besar bergambar “Anti Islam”. Sungguh tidak terduga, kedatangannya itu justru disambut ramah oleh seorang wanita muslimah bernama Cynthia Eugenia Cox DeBountikhar,  mengajaknya bersalaman dan membawanya masuk ke dalam masjid.

Pada saat itu Annie masih ngotot dengan mengatakan, “Tidak ada alasan orang Islam itu bisa jadi baik!”. Namun setelah dua jam berdiskusi dengan Cynthia di dalam Masjid, Annie akhirnya sadar, apa yang dibenaknya tentang Islam selama ini salah, sama sekali tidak sesuai seperti yang dibicarakan banyak orang. Dia sadar bahwa agama Islam sebenarnya itu mengajarkan perilaku perilaku yang baik dan benar, termasuk sikap toleransi antar agama.

Annie sendiri bersama kelompok demonstran lainnya datang ke Masjid yang berada di Columbus, Ohio, tersebut sebagai bagian dari acara demonstrasi anti Islam “Global Rally for Humanity” yang rencananya akan ditargetkan ke sejumlah masjid masjid yang berada di Amerika Serikat. Namun kini ia sudah berubah pikiran dan mendukung keberadaan Masjid – masjid yang ada di Amerika. 

Annie juga meminta maaf kepada semua umat Islam atas perilakunya tersebut. Bersama Cynthia saat berada di dalam Masjid, ia diberi penjelasan tentang makna sebenarnya ajaran kitab suci Al-quran yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris.

Sumber: Mirror


Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga