Index Labels

Home » Lainnya» 5 Jurusan Kuliah yang Sulit Berpeluang dalam Bursa Kerja

5 Jurusan Kuliah yang Sulit Berpeluang dalam Bursa Kerja

.
Perkuliahan adalah tingkat dimana sebagian besar masa depan kita akan ditentukan, yang banyak diartikan sebagai langkah awal menentukan karir. Meskipun banyak dari beberapa orang yang berhasil bahkan sebelum atau tanpa menginjak bangku perkuliahan. Dari sekian kenyataan dilapangan, beberapa sarjana S1 di Indonesia banyak  yang menganggur, atau bekerja pada bidang yang sama sekali tidak ada sangkut paut pada latar belakang pendidikan mereka. Menghabiskan banyak uang untuk membayar perkuliahan dan berakhir dengan tidak jelas, atau mendapatkan pekerjaan yang tepat dengan cara menggelontorkan uang ‘pelicin’. Namun bukan berarti dunia perkuliahan adalah sesuatu yang sia-sia, ada banyak orang-orang hebat dihasilkan dari bangku perkuliahan. Dan untuk tidak membuat bingung, berikut adalah beberapa jurusan perkuliahan beserta alasan yang mungkin anda harus berpikir lebih untuk masuk kedalamnya.
Lulusan sarjana mencari pekerjaan
1. Jurusan Musik
Perkembangan musik di Indonesia memang sedang membaik akhir-akhir ini. Semakin hari semakin gampang bagi seseorang untuk menjadi musisi, mengupload video di youtube, menjadi viral dan akhirnya muncul di tv. Namun sangat sedikit diantara para mereka adalah lulusan perkuliahan Musik. Jika ada diantara anda yang ingin menjadi seorang pemusik, anda tidak harus mengetahui sejarah musik, macam-macam instrumen, dan istilah dalam musik. Seperti yang ditulis oleh Malcolm Gladwell dalam bukunya ‘The Outlier’,  apa yang menjadikan The Beatles menjadi besar adalah berkat 10.000 jam praktek pada awal karir mereka. Jadi untuk mewujudkan keinginan anda sebagai pemusik, anda hanya perlu bermusik dan memperluas pengetahuan anda dilapangan.

2. Jurusan Filsafat
Filsafat adalah ilmu yang tidak berguna dalam kehidupan nyata selain untuk pengetahuan diri sendiri. Mungkin akan lain jika seseorang mengambil tingkat lebih lanjut untuk menjadi seorang pengajar filsafat. Anda bisa mempelajari bagaimana beberapa buku yang mengulas tentang praktek filsafat dalam kehidupan, dan ratusan buku lainnya tentang sejarah dan pengetahuan filsafat. Anda bisa mengambil alternatif tersebut daripada menghabiskan 4 tahun hanya untuk berakhir tidak jelas. Dan lagipula jika filsafat adalah minat anda, bukan berarti anda harus mengambil perkuliahannya.

3. Jurusan Sastra Inggris
Jika tujuan anda untuk mempelajari bahasa Inggris, sebaiknya anda mengambil kursus. Karena jurusan Bahasa Inggris hanya untuk orang yang memang ingin menjadi pengajar atau dosen. Selain itu, sudah banyak kursus dan orang yang menguasai bahasa Inggris sehingga lapangan kerja untuk jurusan ini menjadi sangat sedikit.

4. Jurusan Jurnalistik
Banyak dari para jurnalis bukan dari latar belakang pendidikan jurnalistik. Jurnalistik adalah tentang praktek, jadi anda akan menjadi seorang ahli jurnalis jika anda banyak menulis dan menerbitkannya, baik di blog, website ataupun media-media besar jika anda beruntung

5. Jurusan Ilmu Politik dan Pemerintahan
Banyak dari para pejabat politik dan pemerintah berasal dari latar belakang yang bahkan jauh dari pendidikan politik dan pemerintahan. Jika anda ingin menjadi pejabat pemeritahan anda tidak harus menghabiskan waktu di perkuliahan. Anda hanya perlu ikut dalam kegiatan politik dan menjadi kader organisasi politik. Pengangguran dari jurusan ini cukup banyak dikarenakan syarat seseorang menjadi politisi sangatlah mudah, tidak harus lulus pendidikan politik.

Dan itulah beberapa jurusan yang memilki tingkat pengangguran tinggi dari para lulusannya. selain itu masih ada banyak yang lainnya seperti Komunikasi, Periklanan, Pertanian dan yang lainnya. Anda bisa menentukan pilihan anda jika anda berada di tingkat akhir SMA, dan bagi anda yang sedang berada pada jurusan perkuliahan yang tersebut di atas, anda tidak harus berputus asa dan keluar dari perkuliahan anda. Anda bisa berusaha menjadi yang terbaik atau menguasai beberapa keahlian lain yang membuat diri anda sangat berpotensi dalam bursa kerja.
Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga