Index Labels

Home » Kesehatan» Gejala Awal Kanker Tenggorokan yang Tidak Boleh Disepelekan

Gejala Awal Kanker Tenggorokan yang Tidak Boleh Disepelekan

.
Cara Mengetahui Gejala Awal Kanker Tenggorokan

Bagi sebagian besar orang, untuk mengetahui gejala awal kanker tenggorokan terkadang agak susah karena kondisinya yang mirip dengan sakit tenggorokan biasa. Kanker tenggorokan biasanya dapat diketahui melaui Screening (pemeriksaan kanker) yang dilakukan oleh dokter. Melalui artikel ini, kami akan memberikan informasi yang cukup berguna bagi Anda untuk mengetahui seperti apa dan bagaimana gejala awal kanker tenggorokan itu sebenarnya.
Kanker tenggorokan
Kanker tenggorokan
Apa itu kanker Tenggorokan?

Kanker adalah sejenis penyakit yang mana sel – sel abnormal berkembang biak dan membelah tak terkendali dalam tubuh inangan (manusia dan binatang). Sel – sel yang abnormal tersebut tumbuh dan berkembang menjadi ganas, yang kemudian disebut dengan tumor. Kanker tenggorokan mengacu pada kanker yang berada di bagian pita suara, laring (kotak suara), dan bagian lainnya di tenggorokan. Seperti amandel dan orofaring.

Kanker tenggorokan sering dikelompokan oleh para ilmuan ke dalam dua kategori, yaitu kanker faring dan kanker laring. Kanker faring terbentuk di bagian kerongkongan (tabung berongga yang membentang dari belakang hidung hingga ke atas tenggorokan. Sementara kanker laring terbentuk di bagian kotak suara di tenggorokan.

Dibanding jenis kanker lainnya, kanker tenggorokan relatif lebih jarang atau lebih sedikit dialami oleh manusia. The National Cancer Institute memperkirakan hanya sekitar 1,1 persen orang dewasa didiagnosa akan menderita kanker tenggorokan dalam hidup mereka. Sementara prosentase laki – laki dan perempuan menderita kanker tenggorokan hanya berkisar 0,4 persen.

Cara mengetahui Gejala Awal kanker Tenggorokan

Meski agak sulit untuk mendeteksi kanker tenggorokan tahap awal, secara umum anda – tanda dan gejala kanker tenggorokan meliputi:
  • Perubahan suara seperti serak – serak.
  • Kesulitan menelan (disfagia)
  • Penurunan berat badan
  • Sakit tenggorokan
  • Selalu merasa tidak nyaman di bagian tenggorokan
  • Batuk terus – menerus (bahkan hingga keluar darah)
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher
  • Nafas berbunyi (mengi)
  • Sakit telinga
  • Suara serak
Jika Anda menyadari adanya perubahan suara disertai dengan batuk atau serak – serak selama lebih dari dua minggu. Maka secepat mungkin agar memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui kondisi lebih lanjut dan sekaligus mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga