Index Labels

Home » Sains» Gampang Marah? Waspada Parasit Bersarang dalam Otak Anda

Gampang Marah? Waspada Parasit Bersarang dalam Otak Anda

.
Marah merupakan kondisi alamiah sifat manusia untuk memertahankan dirinya dalam menghadapi suatu kondisi. Setiap orang pasti pernah mengalaminya, karena berbagai macam pemicu dan alasan yang menyebabkan emosi meledak. Selama ini kemarahan selalu dikaitkan sebagai keadaan psikologis, bisa karena ketidak-nyamanan atau sakit hati terhadap suatu hal. Namun marah yang berlebihan dan terlalu sering bukan hanya karena sekedar tempramen. Selain keterkaitannya dengan tekanan darah, keadaan marah yang terlalu sering secara psikologis disebut sebagai Intermitten Explosive Disorder (IED). Orang dengan keadaan ini memilki sifat impulsif, tingkat ledakan agresifitas secara verbal maupun fisik yang tidak sesuai dengan proporsi keadaan yang membuat mereka marah. By Kampungbaca.com
Terlalu Mudah Marah Bisa Jadi Indikasi Parasit Dalam Otak
Ilustrasi: Wanita gampang marah
Perilaku Agresif Terkait Adanya Parasit dalam Otak

Jika anda menemui seseorang dengan ciri-ciri IED, bisa jadi ada parasit dalam otak mereka. Penelitian terbaru membuktikan bahwa ada hubungan antara IED dengan adanya infeksi Taxoplasma Gondii  pada otak. Parasit ini sudah banyak diketahui mampu mempengaruhi perilaku organisme yang diinfeksinya. Selain itu, keberadaan parasit ini di otak juga terkait dengan gangguan Skizofrenia dan Bipolar. By Kampungbaca.com

Penelitian yang Mendasarinya

Untuk membuktikan keterkaitan antara Taxoplasma Gondii  dengan tingkat agresifitas, sebuah penelitian dilakukan di Universitas Chicago yang dipimpin oleh Emil Coccaro, dengan mengambil sampel 358 orang dewasa. Untuk mengelompokkan mereka kedalam tiga bagian yaitu orang dengan IED, orang dengan kondisi kejiwaan lainnya, dan orang denganyang tidak didiagnosis dengan keadaan kejiwaan apapun. Dan hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dengan infeksi T.Gondii lebih signifikan memilki skor tinggi pada tingkat kemarahan dan agresi. By Kampungbaca.com

Parasit ini dipercaya telah tinggal pada hampir 60 % populasi manusia. Dan tidak hanya manusia parasit ini awalnya berasal dari organisme lain seperti tikus, babi, domba dan kucing. Penularan pada manusia biasanya melalui konsumsi daging mentah atau kurang matang, air yang terkontaminasi, kebiasaan tidak cuci tangan dan kontak dengan kotoran kucing yang terinfeksi. Dan sayangnya parasit ini sangat sulit dibunuh. By Kampungbaca.com

Namun bukan berarti setiap orang pemarah dan berperilaku agresif disekeliling anda adalah orang dnegna infeksi parasit ini, karena penelitian hanya menunjukkan bahwa orang dengan infeksi tersebut memilki tingkatkemarahan dan agresi lebih tinggi. Dan bisa jadi orang pemarah lainnya tidak terinfeksi jika mereka menjaga gaya hidup mereka dengan tidak memakan daging mentah atau menjaga kebiasaan cuci tangan mereka. By Kampungbaca.com

Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga