Index Labels

Home » Dunia» Anak Nyaris Dimangsa Singa, Ibu Ini Masih Sibuk Wawancara

Anak Nyaris Dimangsa Singa, Ibu Ini Masih Sibuk Wawancara

. . No comments:
Sebagai orangtua, sudah sepatutnya bagi kita untuk selalu mengawasi setiap gerak-gerik anak jangan sampai melakukan hal-hal yang bisa membahayakan keselamatannya. Namun masih saja banyak kasus-kasus tentang kelalaian orangtua yang terjadi disekitar kita. Seperti insiden menegangkan yang baru saja terjadi di sebuah acara TV Live Show di Meksiko ini. Karena ibunya sedang sibuk wawancara, seorang anak balita hampir saja menjadi santapan singa saat siaran TV tengah berlangsung.
Singa menerkam anak balita
Singa menerkam anak balita
Peristiwa ini terjadi dalam sebuah acara televisi khusus perempuan yang bernama Con Sello de Mujer. Kebetulan saat itu topic yang dibahas berkaitan dengan masalah binatang dan dihadirkanlah seekor singa beserta dua orang pelatihnya. Dari rekaman video yang beredar, terlihat mula-mula sang anak sedang duduk dipangku oleh ibunya. Beberapa saat kemudian gadis kecil tersebut mulai merengek dan suaranya yang bernada tinggi nampaknya mengusik ketenangan si raja hutan tersebut. Singa kemudian langsung menghampiri gadis tersebut dan langsung menerkam kakinya hingga membuat ia menangis ketakutan.

Mendengar anaknya yang menangis keras ketakutan, secara spontan sang ibu lansung berdiri berusaha menjauhkan anaknya dari serangan predator mematikan tersebut. Sementara kedua pelatih tengah berusaha menenangkan kemarahan sang singa, para hadirin di acara tersebut yang juga ikut dirundung perasaan cemas dan ketakutan diminta untuk tetap tenang.

Beruntunglah, mungkin karena ukuran hewan tersebut masih relative kecil, tak berapa lama kemudian singa berhasil dikuasai oleh pelatih dan akhirnya langsung dibawa keluar dari panggung untuk menjaga keamanan situasi dan kondisi. Namun anehnya, sang ibu kemudian malah terlihat tertawa dan tidak terlihat ada rasa kekhawatiran atau kaget sedikitpun. Tentu saja, pengalaman seperti ini akan menjadi trauma psikologis bagi si anak jika tidak ditangani secara tepat dan benar.

Sumber: Mirror
Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga

Jangan membuat komentar spam, ya?.