Index Labels

Home » Kesehatan» Dampak Buruk Kelebihan Berat Badan Saat Hamil Bagi Ibu dan Bayi

Dampak Buruk Kelebihan Berat Badan Saat Hamil Bagi Ibu dan Bayi

. . No comments:
Kelebihan berat badan saat hamil adalah masalah pokok yang harus diperhatikan oleh setiap calon ibu yang akan atau tengah berencana memiliki anak. Dari sisi kesehatan, kelebihan berat badan selama masa kehamilan bukanlah hal yang bagus, baik untuk sang ibu maupun si jabang bayi sendiri kedepannya. Dampak buruknya tidak hanya dapat menyebabkan komplikasi selama kurun waktu masa kehamilan, melainkan juga bisa menimbulkan masalah kesehatan lain yang dapat mempengaruhi ibu dan anak seterusnya.
Wanita hamil
Bumil sedang menimbang berat badan 
Oleh karena itu, penting sekali bagi Anda calon ibu agar memeriksakan kesehatan sekaligus berat badan sebelum menginginkan untuk hamil. Jika misalnya Anda mengalami kelebihan berat badan, maka dokter akan menyarankan agar melakukan diet atau menggunakan cara dan sarana tertentu untuk mendapatkan berat badan Anda yang ideal. Ikuti dan lakukan setiap saran yang dianjurkan secara seksama untuk menghindari komplikasi jangka panjang.

Seringkali, belajar dari banyak kasus yang terjadi di lapangan, wanita yang mengalami kelebihan berat badan sebelum hamil akan mengalami banyak komplikasi baik selama masa kehamilan maupun sesudahnya. Hal ini dapat menyebabkan cacat lahir seperti spina bifida dan juga menyebabkan bayi lahir premature atau keguguran. Wanita yang mengalami msalah berat badan juga sering mengalami masalah kesehatan seperti diabetes gestasional (diabetes selama masa kehamilan) dan preeclampsia atau tekanan darah tinggi selama masa kehamilan.

Dampak bagi sang bayi sendiri adalah, anak-anak yang dilahirkan dari ibu yang memiliki masalah berat badan (gendut) juga akan mengalami problem obesitas dan bahkan diabetes anak. Anak-anak ini telah terprogram sejak didalam rahim memiliki berat badan berlebih dan beberapa komplikasi penyakit tertentu. Meskipun tidak semuanya pasti, namun dari sekian banyak kasus yang terjadi membuktikan demikian.

Penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang memiliki masalah berat badan berlebih juga merasa sulit untuk hamil atau melahirkan bayi yang premature (tambahan). Oleh karena itu, bagi para wanita yang mungkin kebetulan saat ini kepikiran ingin memiliki anak, perhatikan baik-baik masalah kesehatan dan juga berat badan Anda. Namun bagi Anda yang sudah terlanjur hamil dalam keadaan gendut, jaga pola makan yang sehat (hindari makanan berlemak dan berpengawet kimiawi), olahraga secara teratur, perbanyak gerak (jangan hanya duduk diam malas-malasan), agar supaya bayi yang dilahirkan sehat nantinya.

Bertambahnya berat badan selama kehamilan itu memang sehat. Namun menjadi tidak sehat jika Anda mengalami masalah kelebihan berat badanatau biasa disingkat dengan istilah obesitas. Tentu Anda bisa membedakan sendiri, mana yang dikatakan obesitas dan mana yang disebut berat badan bertambah (yang masih dalam batas normal). Rutinlah untuk memeriksakan diri ke dokter atau bidan minimal dua minggu sekali (jika dirasa mengalami sesuatu hal yang tidak beres) demi memastikan kesehatan Anda maupun sang calon buah hati nantinya.
Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga

Jangan membuat komentar spam, ya?.