Index Labels

Home » Kesehatan» Mana yang Lebih Sehat, Makan dengan Cepat atau Pelan-pelan?

Mana yang Lebih Sehat, Makan dengan Cepat atau Pelan-pelan?

. . 1 comment:
Hidup dalam dunia yang penuh dengan kompetisi seperti saat ini, kebanyakan orang saling berlomba-lomba dan beradu cepat untuk mengejar kesuksesannya masing-masing. Bahkan tidak sedikit pula dari mereka sampai tidak sempat memiliki waktu tepat untuk sekedar duduk istirahat atau menikmati saat makan dengan santai, semuanya dikerjakan dengan sangat terburu-buru dan tidak teratur. Adakah dampak tertentu bagi kesehatan jika seseorang makan dengan cepat (terburu-buru) atau pelan-pelan (lambat)?
Seorang pria sedang makan
Pria sedang makan
Tahukah Anda, makan dengan cepat tidak hanya termasuk salah satu bagian dari gaya hidup yang tidak sehat, tetapi juga membuat seseorang cenderung lebih mudah stress. Jika Anda termasuk salah satu yang mengadopsi gaya hidup serba sibuk dan selalu terburu-buru, maka informasi ini tepat buat Anda. Berikut ini beberapa dampak buruk makan dengan cepat (terburu-buru) dan sekaligus juga manfaat kesehatan makan secara perlahan-lahan (santai sambil menikmati):

# Gangguan Pencernaan
Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, makan secara terburu-buru dapat menyebabkan penyakit yang dinamakan gastroesophageal reflux, sejenis penyakit yang berhubungan dengan masalah pencernaan, memicu rasa sakit yang luar biasa di bagian dada. Dalam kasus yang lebih serius, penyakit ini dapat menyebabkan penyempitan kerongkongan, sehingga menyebabkan penderitanya kesulitan untuk menelan sesuatu. Beberapa masalah lain seperti cegukan dan perut kembung juga dapat terjadi karena pada saat menelan makanan, udara luar juga ikut tertelan masuk ke dalam lambung.

# Makan Berlebih Tanpa Disadari
Ketika seseorang makan terlalu cepat, maka secara tidak langsung dia juga makan dengan rakus. Hal ini menyebabkan perut tidak memiliki waktu cukup berkomunikasi dengan otak untuk memberitahukan kapan waktunya kenyang dan harus berhenti makan. Seringkali yang terjadi setelah makan, perut tiba-tiba sudah kekenyangan dan hal ini merupakan sinyal bahwa Anda makan terlalu banyak atau berlebihan.

Di sisi lain, makan secara perlahan-lahan akan memberikan waktu kepada perut untuk mengirimkan sinyal ke otak bahwa kita sudah kenyang dan waktunya untuk berhenti makan. Dengan begini, makan terlalu kenyang tanpa disadari tidak akan lagiterjadi. Karena kita tahu sendiri, bahwa makan terlalu kenyang itu sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh. Makanlah saat lapar dan berhentilah sebelum kita kenyang.

# Tidak Menikmati Makanan
Bagaimana tekstur, rasa, warna, dan aroma makanan tidak dapat dirasakan secara sempurna saat Anda makan dengan tergesa-gesa. Sebaliknya, makan secara perlahan-lahan akan membuat makanan terkunyah secara sempurna, sehingga makanan menjadi lebih mudah dicerna  dan sekaligus memberikan jeda waktu bagi perut dan otak untuk berkomunikasi.

Sedangkan di bawah ini merupakaan manfaat kesehatan makan secara perlahan-lahan:

# Mengurangi Stres
Ketika kita sedang makan, fokuslah pada makanan dan jangan mengalihkannya ke hal-hal yang lain, terlebih jika Anda memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan problem kehidupan sehari-hari. Untuk sejenak istirahatkanlah pikiran untuk menikmati waktu makan. Makan secara perlahan-lahan tidak hanya bagus untuk kesehatan, namun juga dapat mengurangi risiko stress dan membuat kehidupan lebih bahagia.

# Meningkatkan Pencernaan
Seperti sudah disebutkan sebelumnya, makan secara perlahan-lahan akan membuat makanan terkunyah secara sempurna, yang secara otomatis dapat meningkatkan system pencernaan. Bila pencernaan kita sehat, maka risiko kita terserang penyakit sangatlah kecil. Karena hampir sebagian besar penyakit bersumber dari pencernaan yang tidak sehat.

# Menurunkan Berat Badan
Makan terlalu cepat seringkali menyebabkan kekenyangan tanpa disadari, hal ini lambat laun akan berdampak pada peningkatan berat badan, terutama di bagian perut (perut buncit). Sebaliknya, makan secara perlahan dapat menurunkan berat badan (jika bertubuh gemuk) atau tetap stabil (jika saat ini bertubuh ideal). Untuk itu agar tubuh tetap sehat dan kuat sampai tua, jalani pola hidup sehat dan jangan makan terburu-buru.
Advertisement:

Advertisement:

Baca Juga

1 comment:

  1. Saya juga termasuk makan cepat. Wah ... ternyata tidak sehat ya. Terimakasih, saya akan merubah kebiasaan saya kalau begitu.

    ReplyDelete

Jangan membuat komentar spam, ya?.