Home » Pengetahuan Umum» Tujuh Fakta Menarik Tentang Tendangan Bayi dalam Perut

Tujuh Fakta Menarik Tentang Tendangan Bayi dalam Perut

. . Tidak ada komentar:
Hamil untuk pertama kalinya sampai melahirkan anak adalah sebuah pengalaman yang luar biasa bagi setiap wanita yang baru memulai keluarga. Selama masa kehamilan tersebut, wajar jika ibu seringkali merasakan sensasi tertentu yang merupakan reaksi dari pergerakan bayi di dalam perut. Bayi juga akan menendang-nendangkan kakinya saat mencapai usia tertentu. Umumya, ibu muda (wanita yang baru pertama hamil) tidak tahu kapan waktunya bayi yang ada di dalam kandungan tersebut akan mulai menendangkan kakinya.
Tendangan bayi dalam perut
Berikut ini beberapa fakta menarik yang berkaitan dengan pergerakan atau tendangan kaki janin di dalam perut yang perlu Anda ketahui:

Fakta #1
Pada ibu yang pernah mengandung sebelumnya (hamil anak kedua), tendangan kaki janin cenderung terjadi lebih awal. Kemungkinan setelah usia kehamilan pada minggu ke-13. Hal ini bisa disebabkan karena tingkat kesadarannya meningkat setelah kehamilan pertama.

Fakta #2
Umumnya, selama kehamilan pertama, sensasi tendangan bayi bisa dialami antara usia 18 – 24 minggu usia kehamilan.

Fakta #3
Tendangan bayi juga bisa dipengaruhi oleh diet atau pola makan ibu, karena ada jenis makanan tertentu yang bisa membuat bayi lebih cepat aktif dan ada juga yang tidak.

Fakta #4
Dokter menyarankan agar ibu selalu mengawasi dan mencatat pergerakan dan tendangan bayi setiap beberap jam.

Fakta #5
Umumnya, pergerakan bayi dalam perut dialami setelah sang ibu memakan atau meminum sesuatu. Selain itu, reaksi tendangan bayi juga bisa terjadi saat melakukan suatu aktivitas atau saat level gula dalam darah rendah.

Fakta #6
Setelah memasuki bulan ke-36, mungkin ada penurunan frekuensi tendangan bayi karena disebabkan oleh pertumbuhan.

Fakta #7

Terutama saat bayi dalam perut mulai menendangkan kakinya, disarankan bagi ibu agar berkonsultasi dengan dokter terkait posisi tidur yang baik untuk memastikan sirkulasi yang tepat bagi kesehatan si jabang bayi.

Baca Juga

Loading...