Home » Lainnya» 5 Cara Mengontrol Kesadaran Tanpa Obat-obatan Berbahaya

5 Cara Mengontrol Kesadaran Tanpa Obat-obatan Berbahaya

. . Tidak ada komentar:
Sensory deprivation sensor
Tank sensor deprivasi
Penggunaan obat-obatan keras golongan psikedelik sering kali disalahgunakan oknum-oknum tertentu untuk kepentingan pribadi, sehingga jika dikonsumsi tanpa resep dokter yang tepat dampaknya bisa sangat berbahaya dan fatal. Tak jarang, mereka yang kecanduan obat-obatan semacam itu hidupnya menjadi rusak dan hancur berantakan.

Oleh karena itu, penggunaan obat-obatan tersebut sangat dibatasi dan harus benar-benar sesuai resep dokter. Namun begitu, sebenarnya ada cara lain untuk mengontrol cara kita berpikir dan merasakan sesuatu tanpa perlu bantuan obat-obatan kimiawi yang cenderung lebih banyak efek buruknya. Ingin merasakan kepuasan diri secara alami tanpa efek samping dan bikin kecanduan? Berikut ini silahkan simak 5 cara alamiah mengontrol kesadaran diri tanpa bantuan obat-obatan berbahaya.

1. Binaural Beats
Binaural beats adalah cara untuk mempengaruhi kesadaran kita melalui respon di salah satu bagian otak, auditory brain, yang berasal dari inti olivasi superior di setiap belahan otak. Proses ini dihasilkan dari dua impuls atau bunyi pendengaran yang berbeda, terdengar dari telinga yang berlawanan. Gelombang binaural beats yang mampu diterima otak berkisar antara 20-20,000 Hz. Setiap jenis binaural beat akan menginduksi keadaan gelombang otak tertentu.

Otak manusia pada dasarnya mampu berada dalam lima kondisi kesadaran yaitu Gamma (> 40 Hz), Beta (13 - 39 Hz), Alpha (7 - 13 Hz), Theta (4 - 7 Hz) dan Delta (<4 Hz). Ada yang lain juga, seperti Epsilon, yang biasanya hanya bisa dilakukan oleh para meditator yang sudah sangat ahli. Saat frekuensi menurun, maka fokus kognitif dan kewaspadaan juga menurun. Kondisi meditasi yang bagus dapat dicapai ketika otak berada dalam frekuensi delta.

2. Hipnosis
Berlawanan dengan kepercayaan populer, seseorang tidak bisa dihipnotis kecuali jika ia memang menginginkannya; Namun, dengan bantuan ahli hipnotis profesional yang ahli, Anda bisa mengakses pola pikir bawah sadar dan melepaskan atau menghapus bagian tertentu yang sifatnya lebih merugikan, dan juga menanamkan afirmasi positif untuk mengubah pola pemikiran menjadi orang yang lebih baik.

3. Musik
Musik diketahui memiliki kemampuan atau efek yang dapat mengubah suasana hati pendengarnya, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan bahkan menciptakan perasaan cinta dan empati secara alami. Frekuensi harmonik tertentu yang terkandung dalam musik juga bisa menjadi media pemulihan penyakit pikiran tertentu. Beberapa bahkan dapat membantu kita mencapai keadaan kesadaran yang berubah seperti intuisi yang lebih dalam dan meningkatkan kemampuan psikis.

4. Meditasi
Siapapun dapat bermeditasi yang salah satu manfaatnya dapat menurunkan tekanan pikiran yang tidak menentu. Meditasi pernapasan sederhana, misalnya, dapat menyetabilkan emosi dan pola pikir menjadi lebih positif. Efek dari meditasi akan lebih cepat dirasakan jika rutin dilakukan. Orang yang gagal melakukan meditasi biasanya kurang ikhlas atau tidak memperoleh bimbingan yang tepat.

5. Tangki Isolasi
Tank isolasi, juga disebut tangki deprivasi sensorik, bekerja berdasarkan premis kuno sehingga kelima indra kita itulah yang membuat kita terperangkap dalam dunia material, dan cara kerja pikiran kita yang egois.

Tangki isolasi bentuknya mirip kapal selam tersebut, diisi dengan air dan garam Epsom untuk memungkinkan penggunanya mengapung, dalam relaksasi yang mutlak. Biasanya suhu dikontrol hingga 95 derajat, sehingga tidak sampai merasa terlalu kedinginan atau kepanasan.

Dengan melenyapkan sepenuhnya pemandangan, suara, perasaan, dan aroma dari kehidupan kita sehari-hari, tangki deprivasi memungkinkan rasa tenang dan relaksasi yang mendalam menuju meditasi. Orang yang pernah mencoba tangki isolasi mengatakan, "Ini seperti waktu tidak lagi ada" di dalam diri mereka.

√Baca Juga√

Loading...